Kuttab DigitalPendidikan Dasar Anak Usia Dini

Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi Baik?

Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi dengan Baik? – Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat angka kebakaran cukup tinggi. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran masih rendah. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) menjadi kunci utama pencegahan. Fungsi APAR yang optimal bergantung pada pemeliharaan rutin. Tekanan tabung APAR mempengaruhi kinerja. Kondisi […]

0
1
Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi Baik?

Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi dengan Baik? – Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat angka kebakaran cukup tinggi. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran masih rendah. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) menjadi kunci utama pencegahan. Fungsi APAR yang optimal bergantung pada pemeliharaan rutin. Tekanan tabung APAR mempengaruhi kinerja.

Kondisi selang dan nozzle APAR juga krusial. Ketersediaan APAR di lokasi strategis sangat penting. Kesadaran masyarakat akan pentingnya APAR perlu ditingkatkan. Keberadaan APAR yang berfungsi baik menyelamatkan jiwa dan harta benda.

Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi dengan Baik?

Kebakaran merupakan ancaman nyata yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Keberadaan APAR yang berfungsi optimal menjadi benteng pertahanan pertama sebelum datangnya bantuan pemadam kebakaran profesional. Namun, memiliki APAR saja tidak cukup; kita perlu memastikan bahwa alat tersebut siap digunakan saat dibutuhkan. Berikut beberapa hal penting yang harus dipastikan mengenai APAR yang berfungsi dengan baik:

1. Tekanan Tabung APAR

Hal pertama dan terpenting yang harus diperiksa adalah tekanan tabung APAR. Tekanan ini menunjukkan jumlah bahan pemadam yang masih tersedia dan kesiapan APAR untuk digunakan. Setiap APAR biasanya memiliki indikator tekanan berupa jarum penunjuk pada pengukur tekanan yang terpasang di tabung. Pastikan jarum penunjuk berada dalam rentang tekanan yang direkomendasikan oleh produsen. Rentang tekanan ini biasanya tertera pada label APAR.

Jika jarum penunjuk berada di bawah batas minimum, itu artinya APAR perlu diisi ulang. Jangan abaikan hal ini, karena APAR dengan tekanan rendah tidak akan efektif memadamkan api.

2. Kondisi Selang dan Nozzle

Selang dan nozzle APAR merupakan bagian yang vital dalam proses pemadaman. Selang yang rusak atau bocor akan mengurangi efektifitas penyemprotan bahan pemadam. Periksa secara teliti kondisi selang, cari tanda-tanda kerusakan seperti retak, terkelupas, atau lubang. Nozzle juga harus diperiksa kebersihannya dan dipastikan tidak tersumbat. Nozzle yang tersumbat akan menghalangi keluarnya bahan pemadam secara optimal.

Jika ditemukan kerusakan pada selang atau nozzle, segera lakukan perbaikan atau penggantian.

3. Kondisi Tabung APAR

Tabung APAR sendiri juga perlu diperiksa kondisinya. Perhatikan apakah ada tanda-tanda karat, penyok, atau kerusakan lainnya pada tabung. Tabung yang mengalami kerusakan dapat mengurangi kekuatan dan ketahanan APAR. Tabung yang mengalami korosi misalnya, dapat menyebabkan kebocoran bahan pemadam dan mengurangi efektifitasnya. Jika ditemukan kerusakan pada tabung, segera ganti APAR tersebut dengan yang baru.

4. Tanggal Kadaluarsa

Bahan pemadam api memiliki masa berlaku atau tanggal kadaluarsa. Setelah melewati tanggal kadaluarsa, kinerja bahan pemadam dapat menurun bahkan menjadi tidak efektif. Periksa tanggal kadaluarsa yang tertera pada label APAR. Jika APAR sudah melewati masa berlakunya, segera ganti dengan yang baru. Jangan mengambil risiko menggunakan APAR yang sudah kadaluarsa karena dapat membahayakan.

5. Lokasi Penempatan

APAR harus ditempatkan di lokasi yang strategis dan mudah diakses. Lokasi penempatan yang tepat akan mempercepat proses pemadaman api pada tahap awal. Pastikan APAR ditempatkan di tempat yang kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dan mudah terlihat. Hindari menempatkan APAR di tempat yang lembap atau dekat dengan sumber panas karena dapat merusak APAR.

6. Pelatihan dan Simulasi, Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi dengan Baik?

Memiliki APAR yang berfungsi baik saja tidak cukup. Kita juga perlu mengetahui cara menggunakannya dengan benar. Ikuti pelatihan penggunaan APAR dan lakukan simulasi pemadaman api secara berkala. Pelatihan ini akan meningkatkan kesigapan dan kemampuan kita dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Apa yang Harus Dipastikan Mengenai APAR yang Berfungsi dengan Baik?

Source: slideteam.net

Aspek yang Diperiksa Cara Pemeriksaan Tindakan jika ditemukan masalah
Tekanan Tabung Periksa jarum penunjuk pada pengukur tekanan Isi ulang jika tekanan di bawah minimum
Selang dan Nozzle Periksa secara visual adanya kerusakan atau penyumbatan Perbaiki atau ganti jika ditemukan kerusakan
Kondisi Tabung Periksa adanya karat, penyok, atau kerusakan lainnya Ganti APAR jika tabung rusak
Tanggal Kadaluarsa Periksa label APAR Ganti APAR jika sudah kadaluarsa
Lokasi Penempatan Pastikan mudah diakses dan terhindar dari sinar matahari langsung Pindahkan APAR ke lokasi yang lebih strategis

Dengan memastikan semua poin di atas, kita dapat memaksimalkan fungsi APAR dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran. Ingat, pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Semoga informasi ini bermanfaat!

Nah, segitu dulu ya pembahasan kita kali ini tentang memastikan APAR berfungsi dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kalian semua dalam menjaga keamanan dan keselamatan. Jangan lupa untuk selalu waspada dan selalu cek kondisi APAR di rumah atau kantor kalian ya! Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya!

B
WRITTEN BY

Budi Susilo

Responses (0 )