Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Bisa Diamalkan Umat Muslim – Umat Muslim menghadapi tantangan rasa malas sebagai bagian dari ujian kehidupan. Islam mengajarkan doa sebagai senjata ampuh melawan kelemahan diri. Doa menghilangkan rasa malas menjadi permohonan penting bagi seorang Muslim. Allah SWT memberikan petunjuk melalui Al-Quran dan Sunnah untuk mengatasi kemalasan. Rasulullah SAW mencontohkan doa-doa yang relevan dengan masalah ini.
Amal saleh menjadi penyeimbang efektif dalam memerangi sifat malas.
Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Bisa Diamalkan Umat Muslim
Rasa malas merupakan penghalang utama bagi seorang Muslim dalam meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Kemalasan dapat menghambat ibadah, pekerjaan, dan aktivitas positif lainnya. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa bersemangat dan produktif. Salah satu cara efektif untuk mengatasi rasa malas adalah dengan berdoa kepada Allah SWT. Doa merupakan senjata orang mukmin yang dapat mengubah keadaan dan memberikan kekuatan untuk melawan kelemahan diri.
Berikut adalah beberapa doa yang bisa diamalkan untuk menghilangkan rasa malas:
Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW, Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Bisa Diamalkan Umat Muslim
Rasulullah SAW mengajarkan doa-doa yang sangat bermanfaat bagi umatnya, termasuk doa untuk menghilangkan rasa malas. Doa ini mengandung permohonan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari sifat-sifat buruk yang dapat menghambat kemajuan spiritual dan duniawi.
- Doa Perlindungan dari Kemalasan: Doa ini terdapat dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW seringkali membaca doa ini:
“Allahumma inni a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali, wal jubni wal harami, wal bukhli, wa a’udzubika min ‘adzabil qabri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.”
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, usia pikun, dan kekikiran. Aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan fitnah kehidupan serta kematian.”
- Penjelasan Doa: Doa ini mencakup permohonan perlindungan dari berbagai sifat negatif yang saling berkaitan. Kelemahan ( al-‘ajzi) adalah ketidakmampuan untuk melakukan sesuatu yang seharusnya bisa dilakukan. Kemalasan ( al-kasali) adalah keengganan untuk melakukan sesuatu meskipun memiliki kemampuan. Sifat pengecut ( al-jubni) menghalangi seseorang untuk berani mengambil tindakan yang benar. Usia pikun ( al-harami) menyebabkan hilangnya kemampuan berpikir dan beraktivitas secara produktif.
Kekikiran ( al-bukhli) menghalangi seseorang untuk bersedekah dan membantu orang lain. Selain itu, doa ini juga memohon perlindungan dari siksa kubur dan fitnah kehidupan serta kematian, yang merupakan ujian berat bagi setiap manusia.
Doa Memohon Kekuatan dan Semangat
Selain doa yang diajarkan Rasulullah SAW, kita juga bisa berdoa dengan bahasa sendiri untuk memohon kekuatan dan semangat kepada Allah SWT. Doa ini bisa diucapkan kapan saja, terutama saat merasa malas dan tidak bersemangat.
Contoh Doa:
“Ya Allah, berikanlah aku kekuatan untuk melawan rasa malas yang menghantuiku. Ya Allah, tanamkanlah semangat dalam diriku untuk melakukan segala aktivitas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Ya Allah, mudahkanlah segala urusanku dan berikanlah keberkahan dalam setiap langkahku.”
Tips dalam Berdoa:
- Berdoa dengan Khusyuk: Berdoalah dengan hati yang tulus dan penuh keyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa kita.
- Berdoa di Waktu Mustajab: Berdoalah di waktu-waktu yang mustajab, seperti sepertiga malam terakhir, setelah shalat fardhu, dan saat hujan turun.
- Berdoa dengan Bahasa yang Mudah Dipahami: Berdoalah dengan bahasa yang mudah dipahami agar kita bisa meresapi makna dari setiap kata yang kita ucapkan.
- Berdoa dengan Sungguh-Sungguh: Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan jangan pernah putus asa. Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya.
Amalan Pendukung Selain Doa
Selain berdoa, ada beberapa amalan lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa malas:
- Menjaga Shalat Wajib: Shalat adalah tiang agama. Menjaga shalat wajib tepat waktu dapat memberikan ketenangan hati dan kekuatan spiritual untuk melawan rasa malas.
- Membaca Al-Quran: Membaca Al-Quran dapat memberikan petunjuk dan motivasi dalam hidup. Al-Quran juga dapat menenangkan hati dan pikiran, sehingga kita bisa lebih fokus dan produktif.
- Berzikir: Berzikir adalah mengingat Allah SWT. Berzikir dapat membersihkan hati dari kotoran-kotoran duniawi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Bersedekah: Bersedekah dapat membersihkan harta dan hati dari sifat kikir dan tamak. Bersedekah juga dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup.
- Berolahraga: Berolahraga dapat menjaga kesehatan fisik dan mental. Olahraga juga dapat meningkatkan energi dan semangat dalam beraktivitas.
- Menjaga Pola Makan dan Tidur yang Sehat: Pola makan dan tidur yang sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Kekurangan nutrisi atau tidur dapat menyebabkan rasa lelah dan malas.
- Bergaul dengan Orang-Orang yang Positif: Bergaul dengan orang-orang yang positif dapat memberikan motivasi dan inspirasi dalam hidup. Hindari bergaul dengan orang-orang yang negatif dan suka mengeluh.
- Membuat Jadwal Harian: Membuat jadwal harian dapat membantu kita mengatur waktu dengan lebih efektif dan menghindari pemborosan waktu.
- Memberikan Reward pada Diri Sendiri: Memberikan reward pada diri sendiri setelah menyelesaikan suatu tugas dapat meningkatkan motivasi dan semangat dalam bekerja.
Tabel Contoh Jadwal Harian Produktif
Waktu | Aktivitas |
---|---|
04.00 – 05.00 | Bangun tidur, Shalat Subuh, Membaca Al-Quran |
05.00 – 06.00 | Olahraga Ringan |
06.00 – 07.00 | Mandi dan Sarapan |
07.00 – 12.00 | Bekerja/Belajar |
12.00 – 13.00 | Shalat Dzuhur dan Makan Siang |
13.00 – 17.00 | Bekerja/Belajar |
17.00 – 18.00 | Shalat Ashar dan Istirahat |
18.00 – 19.00 | Mandi dan Makan Malam |
19.00 – 20.00 | Shalat Maghrib dan Mengaji |
20.00 – 21.00 | Belajar/Mengerjakan Tugas |
21.00 – 22.00 | Shalat Isya dan Persiapan Tidur |
22.00 | Tidur |
Catatan: Jadwal ini hanyalah contoh. Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan aktivitas masing-masing.

Source: slideplayer.com
Dengan mengamalkan doa dan amalan-amalan di atas, diharapkan kita bisa terhindar dari rasa malas dan menjadi Muslim yang produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.