Sholat rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu lima waktu — qabliyah (sebelum) dan/atau ba'diyah (sesudah). Gerakannya sama dengan sholat sunnah biasa; yang membedakan adalah niat dan waktunya.
Artikel ini merangkum niat, jumlah rakaat, dalil, dan keutamaan, dengan rujukan NU Online (Fathul Mu'in, I'anatut Thalibin, Nihayatuz Zain). Untuk bacaan lengkap gerakan, lihat bacaan sholat lengkap. Cek waktu fardhu di jadwal sholat harian.
Apa Itu Sholat Rawatib?
Baca Juga
- Sholat Ghaib: Niat, Syarat, Rukun, dan Tata Caranya Panduan Shalat
- Sholat Awwabin: Arti, Waktu Maghrib-Isya, Niat, dan Tata Cara Panduan Shalat
- Sholat Taubat: Niat, Tata Cara 2 Rakaat, Doa, dan Waktunya Panduan Shalat
Menurut NU Online, rawatib termasuk sunnah mu'aqqat (terikat waktu) yang tidak disunnahkan berjamaah. Ia mengiringi fardhu: qabliyah sebelum, ba'diyah sesudah. Fungsinya besar: menyempurnakan kekurangan sholat fardhu di hisab akhirat.
Berapa Rakaat? Muakkad dan Ghair Muakkad
Jumlah rakaat beragam karena banyak riwayat. Ulama Syafi'i membagi:
Muakkad (sangat dianjurkan) — 10 rakaat (riwayat Bukhari-Muslim yang dinukil NU Online):
- 2 rakaat sebelum Subuh
- 2 rakaat sebelum Dzuhur
- 2 rakaat setelah Dzuhur
- 2 rakaat setelah Maghrib
- 2 rakaat setelah Isya
Ghair muakkad (tambahan) misalnya: tambahan 2 rakaat sebelum/sesudah Dzuhur (jadi 4+4), 4 rakaat sebelum Ashar, 2 rakaat sebelum Maghrib, 2 rakaat sebelum Isya. Banyak yang menjaga total 12 rakaat sehari karena keutamaan rumah di surga (riwayat An-Nasa'i yang dinukil NU Online).
| Fardhu | Qabliyah | Ba'diyah | Catatan |
|---|---|---|---|
| Subuh | 2 (muakkad) | — | Sering disebut sholat fajar; “lebih baik dari dunia dan seisinya” (HR. Muslim) |
| Dzuhur | 2 atau 4 | 2 atau 4 | 4+4 dijaga: diharamkan neraka (HR. Tirmidzi, dinukil NU) |
| Ashar | 4 (ghair muakkad / dianjurkan) | — | “Allah merahmati yang shalat 4 rakaat sebelum Ashar” |
| Maghrib | 2 (ghair) | 2 (muakkad) | Qabliyah: di antara adzan–iqamah |
| Isya | 2 (ghair) | 2 (muakkad) | Ba'diyah: riwayat shalat bersama Nabi |
Rawatib empat rakaat boleh sekali salam atau dua kali salam (2+2).
Niat Sholat Rawatib (Contoh)
Niat di hati; lafal membantu. Pola dari NU Online:
Qabliyah Subuh (2 rakaat):
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatas subhi rak‘ataini qabliyyatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Saya shalat sunnah qabliyah Subuh dua rakaat karena Allah Ta‘ala.
Ba'diyah Maghrib (2 rakaat):
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal maghribi rak‘ataini ba‘diyyatan lillâhi ta‘âlâ.
Qabliyah/ba'diyah Dzuhur (2 atau 4): ganti nama fardhu dan sebut qabliyyatan atau ba‘diyyatan, plus arba‘a raka‘âtin jika empat rakaat.
Prinsip niat sunnah sama dengan niat sholat Dhuha dan sunnah lain: hati menghadirkan jenis sholat karena Allah.
Tata Cara
- Selesaikan adzan (untuk qabliyah: setelah adzan, sebelum iqamah bila memungkinkan).
- Niat rawatib sesuai waktu, takbir, gerakan seperti sholat sunnah 2 rakaat (atau 4).
- Salam, lalu lanjut fardhu (jika qabliyah) atau doa/dzikir (jika ba'diyah).
Tidak disunnahkan berjamaah untuk rawatib (menurut klasifikasi NU Online).
Keutamaan (Ringkas)
- Penyempurna sholat fardhu di hisab (HR. Ibnu Majah yang dinukil NU Online).
- Qabliyah Subuh: lebih baik dari dunia dan seisinya (HR. Muslim).
- 4 sebelum + 4 sesudah Dzuhur: diharamkan neraka (HR. Tirmidzi).
- Menjaga 12 rakaat: rumah di surga (riwayat An-Nasa'i, dinukil NU Online).
Jika sempit waktu, prioritaskan yang muakkad 10 rakaat, terutama qabliyah Subuh.
FAQ
Sholat rawatib berapa rakaat sehari?
Minimal muakkad 10; banyak yang menjaga 12; ada yang lebih dengan ghair muakkad.
Apakah rawatib wajib?
Sunnah, bukan fardhu. Namun sangat dianjurkan; sebagian ulama memandang meremehkan rawatib secara terus-menerus sebagai sikap yang dicela.
Boleh digabung niat awwabin setelah Maghrib?
Ba'diyah Maghrib 2 rakaat adalah rawatib. Awwabin adalah sunnah antara Maghrib–Isya (bisa lebih dari 2). Bisa dikerjakan terpisah sesuai kemampuan — lihat juga sholat awwabin.
Apakah niat harus dilafalkan?
Tidak. Niat di hati cukup.
Sumber Rujukan
- NU Online, Tata Cara Shalat Rawatib: Niat, Dalil, Waktu, dan Fungsinya (Fathul Mu'in; I'anatut Thalibin; Nihayatuz Zain).
- NU Online, Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib.